Pages

Featured Posts

menu makanan nusantara adalah makanan aneka resep masakan yang harus di kuasai oleh ibu rumah tangga resep soto ayam resep ayam bakar serta aneka kue resep martabak manis resep bolu kukus resep kue resep puding serta resep makanan tradisional adalah resep menu makanan yang harus anda coba

Wednesday, April 6, 2016

Resep Sambal Goang Nikmat dan Menggugah Selera

Resep Sambal Goang
Sambal merupakan teman makan yang mengundang selera makan yang luar biasa, tak dipungkiri lagi sambal hampir menjadi kebutuhan pendamping nasi bagi setiap orang, namun bagaimana membuat sambal yang nikmat untuk dihidangkang sebagai teman nasi panas kita, berikut ini saya paparkan bagaimana membuat sambal goang yang tersohor di kalangan daerah jawa barat.
Cara Membuat Sambal Goang
Bahan Sambal Goang
  • 15 buah cabe rawit merah (rawit setan atau cengek domba)
  • 1 sdt gula merah
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1 cm kencur
  • 1 siung bawang putih ukuran kecil
  • 1 sdm terasi udang, goreng sebentar dengan sedikit minyak
  • 1 buah jeruk purut
  • daun kemangi secukupnya (opsional)
Cara Membua
  1. Siapkan cobek, kemudian ulek semua bahan kecuali jeruk purut hingga halus serta aduk rata.
  2. Beri air perasan jeruk purut dan siap untuk disajikan. Bisa tambahkan daun kemangi atau dapat juga hidangkan terpisah sebagai lalapan.
  3. terong hijau, ketimun dan lalapan lain yang menjadi selera anda dapat juga di sertakan
demikian resep sambal goang yang dapat saya paparkan, jika ada bahan sambal lain yang mungkin khas atau populer didaerah anda dapat di tambahkan di kolom komentar agar bisa kita coba dan buat postingannya untuk kedepannya.
semoga bermanfaat dan selamat memasak :)

Monday, March 14, 2016

INILAH GEJALA VIRUS ZIKA

Infeksi virus Zika terjadi melalui perantara gigitan nyamuk Aedes, terutama spesies Aedes aegypti. Penyakit yang disebabkannya dinamakan sebagai Zika, penyakit Zika (Zika disease) ataupun demam Zika (Zika fever).
Virus Zika yang telah menginfeksi manusia dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti demam, nyeri sendi, konjungtivitis (mata merah), dan ruam. Gejala-gejala penyakit Zika dapat menyerupai gejala penyakit dengue dan chikungunya, serta dapat berlangsung beberapa hari hingga satu minggu.
Zika Virus - alodokter
Virus Zika pertama ditemukan pada seekor monyet resus di hutan Zika, Uganda, pada tahun 1947. Virus Zika kemudian ditemukan kembali pada nyamuk spesies Aedes Africanus di hutan yang sama pada tahun 1948 dan pada manusia di Nigeria pada tahun 1954. Virus Zika menjadi penyakit endemis dan mulai menyebar ke luar Afrika dan Asia pada tahun 2007 di wilayah Pasifik Selatan. Pada Mei 2015, virus ini kembali merebak di Brazil. Penyebaran virus ini terus terjadi pada Januari 2016 di Amerika Utara, Amerika Selatan, Karibia, Afrika, dan Samoa (Oceania). Di Indonesia sendiri, telah ditemukan virus Zika di Jambi pada tahun 2015.

Penyebab Virus Zika

Penyebab penyakit Zika (Zika disease) ataupun demam Zika (Zika fever) adalah virus Zika. Virus Zika termasuk dalam garis virus flavivirus yang masih berasal dari keluarga yang sama dengan virus penyebab penyakit dengue/demam berdarah.
Virus Zika disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes yang terinfeksi. Nyamuk ini menjadi terinfeksi setelah menggigit penderita yang telah memiliki virus tersebut. Nyamuk ini sangat aktif di siang hari dan hidup serta berkembang biak di dalam maupun luar ruangan yang dekat dengan manusia, terutama di area yang terdapat genangan air.
Walaupun jarang, virus Zika dapat ditransmisikan dari seorang ibu ke bayinya. Virus Zika berkemungkinan ditularkan dari seorang ibu hamil pada janin di dalam kandungannya. Dapat pula bayi tertular pada waktu persalinan.Hingga saat ini, kasus penularan virus Zika melalui proses menyusui belum ditemukan sehingga ahli medis tetap menganjurkan ibu yang terinfeksi untuk tetap menyusui bayinya.
Selain itu, terdapat beberapa laporan virus Zika yang penularannya terjadi melalui tranfusi darah dan hubungan seksual.

Gejala Virus Zika

Selain gejala umum yang telah disebutkan, gejala lain virus Zika yang ditemukan adalah sakit kepala, nyeri di belakang mata, dan lelah. Gejala ini umumnya bersifat ringan dan berlangsung hingga sekitar satu minggu.
Mengenai periode inkubasi virus Zika masih belum diketahui, namun kemungkinan berlangsung hingga 2-7 hari semenjak pasien terpapar virus ini (terkena gigitan nyamuk penjangkit). Dari lima orang yang terinfeksi virus Zika, satu orang menjadi sakit akibat virus ini. Walaupun jarang, dapat terjadi kasus berat yang memerlukan penanganan lebih lanjut di rumah sakit, bahkan kematian.
Transmisi virus Zika yang terjadi di dalam kandungan dikaitkan dengan terjadinya mikrosefali dan kerusakan otak pada janin. Mikrosefali adalah kondisi dimana lingkar kepala lebih kecil dari ukuran normal.

Diagnosis Virus Zika

Melihat dari gejala yang menyerupai banyak penyakit lain, pemeriksaan terhadap rute perjalanan yang pernah dilakukan oleh pasien, khususnya ke area-area yang memiliki kasus infeksi virus Zika dapat membantu mempersempit diagnosis. Dokter mungkin akan menanyakan area, waktu, dan aktivitas saat melakukan kunjungan ke daerah tersebut.
Dokter dapat melakukan tes darah untuk mendeteksi asam nukleat virus, mengisolasi virus, atau uji serologis. Selain melalui pengambilan darah yang biasanya dilakukan pada 1-3 hari setelah gejala muncul, urine dan air liur juga dapat menjadi bahan uji pada hari ketiga hingga hari kelima.

Pengobatan Virus Zika

Pengobatan virus Zika difokuskan kepada upaya mengurangi gejala yang dirasakan oleh pasien karena vaksin serta obat-obatan penyembuh penyakit ini belum ditemukan. Pengobatan terhadap gejala yang dialami dapat berupa pemberian cairan untuk mencegah dehidrasi, obat pereda rasa sakit untuk meredakan demam dan sakit kepala, serta istirahat yang cukup. Penggunaan aspirin dan obat anti peradangan nonsteroid lainnya tidak direkomendasikan sebelum kemungkinan pasien terkena dengue dapat dihilangkan.
Bagi pasien yang telah terinfeksi virus Zika diharapkan untuk menghindari gigitan nyamuk selama terjangkit virus ini karena virus Zika yang dapat bertahan lama di dalam darah penderita dapat menyebar ke orang lain melalui gigitan nyamuk.

Pencegahan Virus Zika

Mencegah gigitan nyamuk adalah salah satu tindakan pencegahan awal yang bisa membantu Anda terhindar dari infeksi virus Zika. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan saat berada di daerah yang terjangkit virus Zika, antara lain:
  • Memastikan tempat yang Anda tinggali memiliki pendingin ruangan atau setidaknya memiliki tirai pintu dan jendela yang dapat mencegah nyamuk masuk ke ruangan.
  • Gunakan kelambu pada tempat tidur jika area yang Anda kunjungi tidak memiliki hal di atas.
  • Gunakan baju dan celana berlengan panjang
  • Gunakan bahan penolak serangga yang terdaftar pada badan perlindungan lingkungan atau environmental protection agency (EPA), sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan. Instruksi yang terlampir akan memberikan informasi mengenai pengaplikasian ulang, area pengaplikasian yang diperbolehkan, waktu dan durasi pengaplikasian.
  • Bayi yang berusia di bawah dua bulan tidak diperkenankan menggunakan bahan penolak serangga ini sehingga Anda harus memastikan agar pakaian bayi dapat melindunginya dari gigitan nyamuk.
  • Gunakan juga kelambu pada tempat tidur bayi, kereta dorong bayi, dan gendongan atau alat pengangkut bayi lainnya.
  • Perhatikan area tubuh anak yang berusia lebih dewasa saat mengaplikasikan bahan penolak serangga. Hindari area tubuh yang terluka atau sedang mengalami iritasi, area mata, mulut, dan tangan.
  • Pilihlah perawatan, pencucian, atau pemakaian pakaian serta peralatan yang menggunakan bahan dengan kandungan permethrin. Pelajari informasi produk dan instruksi penggunaan mengenai perlindungan yang diberikan. Hindari menggunakan produk ini pada kulit.
  • Pelajari juga informasi mengenai daerah yang akan Anda kunjungi, seperti fasilitas kesehatan dan area luar ruangan terbuka sebelum waktu keberangkatan tiba, khususnya area yang terjangkit virus Zika.
  • Lakukan tes virus Zika sekembalinya Anda, khususnya perempuan hamil, dari daerah penyebaran virus Zika.

Sunday, March 13, 2016

RESEP PISCOK [PISANG COKLAT]

RESEP PISCOK [PISANG COKLAT] - Coba buat pisang goreng coklat yuk.. Nah, pasti kalian masih banyak yang bertanya-tanya, apa saja yang harus disiapkan untuk membuat pisang coklat (piscok) yg enak kan? Pertama kali yang wajib di persiapkan adalah bahan-bahannya seperti pisang, tepung, dan bahan dasar lainya. Selain itu, peralatan masak untuk membuat pisang coklat juga harus disiapkan dulu. Alat-alat yang harus disiapkan seperti: kompor, wajan penggoreng, teflon, dll..

RESEP PISCOK [PISANG COKLAT]
 Resep cara membuat pisang coklat yang Enak

Nah, diatas adalah persiapan sebelum membuat pisang coklat atau dalam bahasa kerenya "Piscok". Biar bisa langsung praktek dan lebih mudah mengikuti tutorial step by step cara membuat pisang coklat yang enak dan mudah, yuk ikuti resepnya dibawah ini.. 

BAHAN :

  • pisang kepok atau pisang oli yang sudah matang
  • kulit lumpia
  • gula secukupnya
  • keju sesuaikan selera
  • meses sesuaikan selera
  • tape singkong sesuaikan selera
  • putih telur
  • minyak untuk menggoreng


CARA MEMBUATNYA :
  1. Potong-potong pisang kepok yang sudah matang, (Kalau saya biasanya potong 2 memanjang)
  2. Siapkan kulit lumpia, letakkan potongan pisang kepok tadi di salah satu ujung dan beri sedikit gula, meses atau keju ( Kombinasi keduanya juga boleh). Oleskan putih telur di kedua bagian ujungnya, kemudian gulung dan tekan bagian ujungnya biar tertutup.
  3. Selanjutnya, gorang pisang coklat sampai berubah warna menjadi kecoklatan dan angkat…
  4. Sajikan cemilan piscok ini sebagai teman ngopi dan menikmati teh di sore hari.. Yummii..

DOWNLOAD 100 RESEP MASAKAN SEDERHANA TERPOPULER

 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates